Membangun Linux Active Directory Dengan Samba4 Pada Ubuntu Bagian 3 : Konfigurasi Dynamic Dns & Kerberos

Posted by

Artikel sebelumnya : membangun-linux-active-directory-dengan-samba4-pada-ubuntu-bagian-2-compile-install-provisioning-samba4

Agar klien Windows dapat join pada Samba4 Active Directory, maka harus dibuatkan DNS server untuk komunikasi antara Server dengan klien. Install aplikasi bind9 sebagai DNS server

apt-get install bind9 bind9utils bind9-host

Samba4 yang dicompile dan install memiliki database dns sendiri yang harus dimasukkan kedalam konfigurasi dns server yang sudah ada agar samba4 berjalan dengan semestinya

KONFIGURASI NAMED.CONF

Samba4 memiliki file named.conf sendiri untuk konfigurasi dns dengan metode DLZ (Dynamically Loadable Zone). Tambahkan include “/usr/local/samba/private/named.conf”; di baris paling bawah pada named.conf

nano /etc/bind/named.conf

include-dns-samba4

REMOVE APPARMOR

Apparmor ini merupakan firewall seperti halnya Selinux pada Redhat/CentOS. Agar DNS yang dikonfigurasi berjalan sesuai keinginan, maka kita harus membuang apparmor ini dari sistem. Selain Apparmor, package resolvconf juga harus dibuang agar kita dapat konfigurasi file resolv.conf secara manual

apt-get remove --purge apparmor resolvconf
apt-get remove
apt-get autoremove

Setelah package diatas dibuang, restart terlebih dahulu sistem operasi Ubuntu yang digunakan agar melakukan apply

KONFIGURASI NAMED.CONF SAMBA4

Check versi bind9 yang digunakan

dpkg -l bind9

versi-bind9

Dari hasil perintah pengechekan bind9 diatas didapatkan bind9 versi 9.8. Hal ini menjadi penting karena terkait DLZ yang akan digunakan pada Samba4. Check database dlz agar menggunakan bind sesuai dengan versi yang dihasilkan dari perintah diatas

cat /usr/local/samba/private/named.conf

versi-dlz-bind

Dari hasil pengecheckan diatas didapatkan bahwa by default Samba4 menggunakan DLZ untuk bind 9.8.x. Jika bind9 yang kita install merupakan versi 9.9.x, maka berikan tanda # pada database bind 9.8.x dan hilangkan tanda # pada database bind 9.9.x

KONFIGURASI RESOLV.CONF

Sesuaikan konfigurasi file /etc/resolv.conf seperti berikut :

nano /etc/resolv.conf

config-resolv.conf

imanudin.com merupakan nama domain yang saya gunakan, IP Address 192.168.56.11 merupakan IP Address dari server itu sendiri/Samba4

TESTING KONFIGURASI DNS

Setelah semua konfigurasi di sesuaikan, testing hasil konfigurasi dns tersebut dengan perintah berikut :

host -t SRV _ldap._tcp.imanudin.com.
host -t SRV _kerberos._udp.imanudin.com.
host -t A imanudin.com.

testing-dns
KONFIGURASI KERBEROS

cp /etc/krb5.conf /etc/krb5.conf.asli
cp /usr/local/samba/private/krb5.conf /etc/krb5.conf

Testing kerberos

kinit administrator
klist -e

testing-kerberos

KONFIGURASI KERBEROS DNS DYNAMIC UPDATES (OPTIONAL)

Konfigurasi Kerberos Dynamic DNS ini bersifat opsional, akan tetapi fungsi dari Dynamic DNS adalah menyimpan data record hostname dan ip address klien yang melakukan join pada Samba4. Tambahkan tkey-gssapi-keytab “/usr/local/samba/private/dns.keytab”; pada named.conf.options dan berada dalam konfigurasi options {…}.

nano /etc/bind/named.conf.options

config-dydns

Setelah melakukan penambahan pada named.conf, ubah kepemilikannya

chgrp bind /usr/local/samba/private/dns.keytab
chmod g+r /usr/local/samba/private/dns.keytab

check apakah ada update terbaru mengenai dynamic DNS updates

/usr/local/samba/sbin/samba_dnsupdate --verbose

Artikel berikutnya bisa merujuk pada konfigurasi NTP Server dan Windows Klien .

Silakan dicoba dan semoga bermanfaat 😀

11 comments

  1. mau Tanya dong kalo server dns nya berbeda (berdiri sendiri) dengan server samba4 nya bagaimana yah ? apakah bisa ? dan juga saya cek di /usr/local/samba/private tidak ada file named.conf, yang ada named.conf.update
    thx
    trisno

    1. Halo mas,

      DNS-nya berdiri sendiri juga bisa, mungkin bisa coba FLAT FILE DNS. Untuk file named.conf yang tidak ada, itu biasanya karena tidak menggunakn BIND9_DLZ untuk dns-nya dan by default si Samba4 menggunakan internal DNS.

  2. om, maaf tanya lagi… ketika saya ketik host -t A imanudin.com. hasil nya menampilkan ip address yang lama (DHCP) padahal IP sudah dirubah menjadi static, itu kenapa ya? pas seting dari step 1 – 2 itu ip masih dhcp lom dirubah ke static, cara solved nya gimana ya om?

  3. Halo mas,

    Coba jalankan perintah berikut dari server Samba4

    /usr/local/samba/bin/samba-tool dns add localhost imanudin.com imanudin.com A 192.168.1.11

    Note : imanudin.com yang pertama adalah zone-nya, imanudin.com yang kedua adalah nama yang hendak ditambahkan ke DNS dan IP 192.168.1.11 adalah IP yang baru

  4. Terimakasih mas Tutorialnya, saya coba berhasil di ubuntu 14.04 tapi ada beberapa pertanyaan nih mas.
    1. Kenapa dari Windows XP sp2 ga bisa join domain yah mas?
    2. Bagaimana untuk menambahkan user dan group baru?
    3. Bagaimana cara restart service sambanya yah?
    Karena saya coba restart lewat Service smbd restart tampil error : stop: Unknown instance: . Padahal saya install samba4 nya lewat apt-get install.

    Mohon koreksi dan masukannya. Thanks

      1. Hallo mas,

        Mas untuk join domain dengan XP sudah berhasil mas, solusinya jamnya harus di sesuaikan dengan jam server samba.Ok mas saya coba pelajari dulu point nomor 2 nih. Yang nomor 3 saya belum dapat solusinya nih? he,,he,, kira-kira ada yang bisa bantu ga?
        Thanks

  5. aloo mas saya mw nanya ditutorial bagian 2 ketika saya tes konfigurasi bind9 nya dengan perintah host -t SRV _ldap._tcp. kok domainya di address ip publik internet saya, bukanya di ip samba server yang sudah saya set.

    terimakasih….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.