Peternakan Ayam Petelur

Posted by

Kemarin saya bermain ke kandang saudara yang memiliki peternakan ayam petelur. Peternakan ini tujuannya untuk mendapatkan telurnya. Telur ayam yang biasa saya makan. Entah itu dijadikan telur dadar, telur ceplok, telur bulat sambal balado atau dijadikan bahan makanan yang lainnya seperti kue.

Saudara saya ini sehari-hari bekerja di salah satu penyedia pakan ternak ayam. Namun khusus untuk ayam sayur. Jadi bisa dibilang tidak ada kaitannya dengan tempat bekerja saat ini dengan peternakan ayam petelur yang sedang digelutinya. Karena beda antara ayam petelur dengan ayam sayur (yang khusus diambil dagingnya).

Usaha ayam petelur ini sebenarnya saya sudah tahu ketika Idul Fitri kemarin. Namun saat itu saya belum melihat secara langsung bagaimana kandang nya dan proses yang dilakukan sehari-hari. Lebaran Idul Adha ini baru bisa melihat langsung kandang nya dan proses peternakan yang dilakukan. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang saya ajukan pada saudara saya tersebut.

Kapan usaha ayam petelur ini dimulai?

Memulai usaha ayam petelur ini kira-kira 5 bulan yang lalu. Saya tahu usaha ini dari teman. Saya coba dan Alhamdulillah sudah berjalan hingga saat ini. Hasilnyapun lumayan untuk tambahan diluar gaji dari pekerjaan saat ini.

Berapa biaya yang dibutuhkan untuk memulai usaha ayam petelur?

Biaya yang dibutuhkan untuk memulai usaha peternakan ayam petelur, standardnya 150 ribu/ekor. Jika kita mulai dari 100 ekor maka yg dibutuhkan sekitar 15jt (tidak termasuk lahan) itu sudah termasuk Ayam Pullet(layer), kandang saung, kandang batre beserta aksesorisnya serta pakan sampai ayam itu bertelur. Berhubung saya ada lahan dan saung punya mertua, dan hanya berternak 80 ekor, jadi biaya awal bisa diminimalisir sekitar 12 juta dan alhamdulillah sampai sekarang produksi ayam sudah mencapai puncak produksi nya. Namun untuk harga tersebut bisa dihitung kembali. Mungkin dibawah 12 juta.

Untuk harga ayam atau pullet sekitar 4000-4500 per ekor per minggu. Jadi kalau beli pullet umur 16 minggu maka harga per ekor nya sekitar 64 ribu/ekor. Untuk 100 ekor tinggal dikalikan saja.

Untuk kandang membuat sendiri atau beli jadi?

Untuk kandang beli jadi dalam bentuk prototype. Kandang tersebut dinamakan kandang batre. Kandang tersebut tentu harus dirakit lagi. Harga 1 set kandang batre kira-kira 125 ribu perset. Satu set kandang terdiri dari 4 slot/kamar. Masing-masing slot kamar tersebut bisa diisi 2 ekor ayam. Jika dilihat, memang kandang ini terlihat sangat kecil dan sempit. Namun cukup untuk 2 ayam. Ayam petelur efektif dipelihara pada kandang batre untuk menghemat gerak ayam supaya energi nya tidak habis (untuk berkeliaran kemana-mana) dan fokus untuk bertelur.

Untuk pakan bagaimana?

Untuk pakan beli jadi. Harga pakan saat ini mengalami kenaikan hampir 300 rupiah per kilo. Dampak dari melambungnya harga telur bulan kemarin. Jadi bahan-bahan pakan juga ikut naik. Saat ini yang saya beli sekitar 5800/kilo atau 290.000/karung (50 Kg). Dalam 1 bulan, dibutuhkan pakan kira-kira 5 karung. Selain pakan biasa, ada juga obat-obatan sebagai penambah stamina ataupun untuk mengobati ayam yang kira-kira sakit.

Pemberian pakan
Pemberian pakan

Umur berapa ayam bisa mulai bertelur?

Ayam bisa mulai bertelur ketika umurnya sudah 16 minggu. Jenis-jenisnya sendiri ada 3. 1-12 minggu disebuat ayam starter. Ayam permulaan. 12-16 minggu disebut ayam growing. Ayam dalam masa pertumbuhan. 16-90 minggu disebut ayam pullet. Ayam yang sudah bisa menghasilkan telur. Maksimal ayam bisa bertelur hingga umur 90 minggu.

Bagaimanakah proses yang dilakukan sehari-hari?

Untuk proses sehari-hari, setiap pagi memberikan pakan pada ayam sekaligus mengambil telur-telur yang sudah dikeluarkan. Membersihkan kotoran yang ada dan dimasukkan kedalam karung. Lebih bagus lagi sebenarnya apabila kandang tersebut dibuat diatas balong ikan (kolam ikan). Jadi untuk kotorannya sendiri langsung jatuh ke kolam ikan. Kolam ikannya bisa diisi dengan lele ataupun ikan yang lainnya. Disiang hari hingga sore, bisa cek lagi kandang. Ada beberapa telur lagi yang sudah dikeluarkan oleh ayam.

Berapa telur yang dihasilkan dalam satu hari?

Telur yang dihasilkan kira-kira 4,5 kg hingga 5 kg. Dikarenakan saat ini jumlah ayam 77 ekor, telur yang dihasilkan dibawah 5 kg. 3 ayam dipotong karena terlihat sakit saat itu. Baru kemarin hari raya Idul Fitri dipotong 😀

Berapa harga telur perkilo nya?

Saat ini harga telur perkilo 21 ribu. Harga ini diberikan untuk warung lokal. Masing-masing daerah berbeda untuk harga 1 kg nya. Jika harga dari pusatnya yang lokasinya di Blitar lebih murah. Kira-kira 18 ribu.

Kemana telur ini dijual?

Telur dijual pada warga sekitar yang membutuhkan. Atau pada warung-warung lokal yang ada. Harga dari warung per kg nya kira-kira 23 ribu untuk konsumen akhir.
Jika ditotal biaya yang dibutuhkan dari awal kira-kira seperti berikut :

Biaya awal yang dibutuhkan :
Biaya kandang batre : 10 set X 125.000 = 1.250.000
Biaya tempat pakan dan air minum = 500.000
Biaya kawat untuk merakit kandang = 20.000
Biaya ayam pullet = 80 ekor X 64.000 = 5.120.000
Biaya aksesoris (timbangan) = 50.000

Total biaya = 6.940.000

Biaya perbulan :
Biaya pakan = 5 X 290.000 = 1.450.000
Biaya obat-obatan = 100.000

Total biaya = 1.550.000

Hasil penjualan telur :

1 kg = 21.000
Setiap hari kurang lebih menghasilkan 4.5 kg
4.5 kg X 21.000 = 94.500 perhari
1 bulan = 30 X 94.500 = 2.835.000

Selisih hasil penjualan dan biaya perbulan :

2.835.000 – 1.550.000 = 1.285.000

Setelah 5 bulan, kira-kira modal awal sudah kembali. Saat ini bisa dibilang tinggal memetik hasilnya. Setiap hari yang mengurus itu istri. Bisa dibilang yang mengurus belum mengerti masalah per-ayaman. Saya sendiri sehari-hari bekerja di Tasik dan seminggu sekali pulang.

Itulah informasi perihal peternakan ayam petelur yang saya dapatkan dari saudara saya tersebut. Menurut saya bisnis ayam petelur ini cukup menjanjikan. Jika nanti ayam sudah tidak bertelur lagi, ayam bisa dipotong untuk dikonsumsi ataupun dijual.

Bagaimana kira-kira? berminat untuk berternak ayam petelur?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.