Baru baru ini saya menggunakan peralatan tempur baru entah itu untuk melakukan kegiatan Inhouse training, Implementasi di klien atau penggunaan sehari-hari untuk menunjang pekerjaan. Peralatan tempur tersebut adalah MacBook Air. Sebelum menggunakan MacBook Air, untuk pekerjaan sehari-hari saya menggunakan laptop Fujitsu yang dibeli diawal tahun 2012. Laptop Fujitsu tersebut kini sudah mulai ngedrop dari sisi baterai dan hanya bertahan selama 2-5 menit apabila tidak langsung di charge pada saat digunakan.

Sudah pernah coba cari baterai Fujitsu baru namun tidak ketemu juga dan hanya ada imitasi/baterai kw-nya saja. Secara spesifikasi laptop Fujitsu saya ini sudah cukup mumpuni dan bisa juga digunakan sebagai lab untuk testing-testing sistem diatas Virtual Machine.

Dari sisi processor menggunakan processor intel i5 dan dari sisi harddisk sudah di replace dengan harddisk SSD dan sudah pernah ditulis juga panduan replace-nya pada artikel berikut : http://goo.gl/VPGQjQ. Dari sisi RAM sudah diupgrade menjadi 16 GB yang awalnya 4 GB. Mungkin karena RAM yang diupgrade menjadi 16 GB yang menyebabkan cepat terkurasnya daya pada baterai dan akhirnya drop. Padahal maksimum RAM yang dapat digunakan pada laptop Fujitsu tersebut adalah 8 GB sesuai dengan informasi pada detail produk laptop Fujitsu saya 😀

font book

source image : http://dribbble.com

Loh ko malah ngomongin masalah laptop Fujitsu saya bukannya ngomongin topik sesuai dengan judul. Hehehe, itu hanya intermezzo saja karena sekarang sepertinya saya lebih sering menggunakan alat tempur baru si MacBook Air 😀

Salah satu aplikasi yang sering digunakan pada saat menggunakan Fujitsu yang diinstall Linux ElementaryOS adalah LibreOffice. LibreOffice ini digunakan untuk pembuatan modul panduan training dan pembuatan laporan pasca implementasi sistem pada klien atau digunakan untuk hal yang lain. Salah satu fonts yang digunakan pada LibreOffice ini adalah Segoe, Segoe Semibold, Segoe black dan font-font yang lainnya. By default, fonts tersebut belum tersedia pada LibreOffice dan harus diinstall terlebih dahulu. Font-font tersebut saya dapatkan dari internet dan install pada Linux ElementaryOS yang saya gunakan saat itu.

Dikarenakan sekarang saya menggunakan MacBook Air dengan sistem operasi OS X Yosemite, maka hal yang sama saya lakukan untuk menunjang pekerjaan dengan menginstall LibreOffice for Mac dan install juga fonts yang belum ada. Fonts tersebut cukup saya salin dari sistem operasi Linux pada Laptop Fujitsu dan simpan pada tempat fonts OS X Yosemite pada MacBook Air. Prosesnya pun cukup mudah karena cukup jalankan copy paste saja. Berikut hal yang saya lakukan untuk install fonts pada OS X Yosemite :

– Salin fonts yang hendak diinstall pada OS X Yosemite

– Masuk pada folder /Library/Fonts dan simpan/paste fonts yang hendak diinstall. Untuk masuk pada folder tersebut, pilih menu Go pada Finder dan pilih Go to Folder. Isi dengan lokasi /Library/Fonts

– Untuk memastikan font sudah terinstall, buka Font Book via Launchpad dan cari font yang baru saja diinstall/disalin. Berikut adalah contoh font Segoe yang saya install pada OS X Yosemite

Font Book Segoe on OSX

Silakan dicoba dan semoga bermanfaat 😀