Tips & Trick Penggunaan Perintah VI pada Linux

Posted by

Perintah untuk melakukan editing pada konsole di Linux memang banyak seperti nano, pico, mcedit, vi/vim dan yang lainnya. Namun, yang sering banyak digunakan dan by default sudah terinstall pada sistem operasi Linux biasanya adalah perintah vi. Fungsi/feature yang terdapat pada vi ini sangat banyak dan berikut adalah beberapa perintah vi yang sering saya gunakan :

Menyimpan Data

:w     --> Menyimpan file

:q     --> Keluar dari file

:wq    --> Simpan dan keluar dari file

:q!    --> Keluar dari file tanpa menyimpan

Copy Paste

yy --> Copy baris saat ini pada posisi kursor berada

(untuk menyalin 5 baris sekaligus, tambahkan angka didepannya.
Misalnya 5yy untuk menyalin 5 baris)

p --> Paste

Penghapusan

dd --> menghapus baris saat ini pada posisi kursor berada

(untuk menghapus 5 baris sekaligus, tambahkan angka didepannya. Misalnya 5dd untuk menghapus 5 baris)

Pembatalan

u --> undo

Find & Replace

:%s/find/replace

Contoh : Saya akan mencari kata yang mengandung nama ahmad dan menggantinya dengan nama iman. Jadi perintahnya adalah sebagai berikut :

:%s/ahmad/iman

Menampilkan Nomor Urut

:set nu

To The Point pada baris tertentu

Misalnya saya melakukan editing pada file /etc/hosts dan ternyata ada tulisan yang salah pada baris ke 10. Untuk menuju baris ke 10, saya dapat langsung to the point dengan perintah berikut : vi /etc/hosts +10 (dengan menambahkan +baris yang hendak dituju)

Nah itulah beberapa perintah pada vi yang sering saya gunakan. Semua perintah diatas dijalankan menggunakan mode command (esc), bukan mode edit (status insert)

Silakan dicoba dan semoga bermanfaat 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.